MANFAAT APA YANG SAYA TERIMA DARI SAKRAMEN BAPTIS?:
Sakramen Baptis merupakan Pintu Gerbang Keselamatan kita; melalui mana
kita memperoleh anugerah kehidupan baru dalam Kristus. Namanya pintu
gerbang, kita baru memasuki ‘wilayah keselamatan’ yang dijanjikan
Allah; tetapi baru sampai di depan pintu gerbangnya, keselamatan yang
sepenuhnya itu sendiri masih jauh, belum sampai masuk di 'ruang Maha Kudus Allah', bahkan belum memasuki 'pelatarannya'.
Sakramen Baptis itu ibarat sabun, meskipun telah ditemukan ribuan tahun
yang lalu, tidak berarti semua orang di dunia ini badannya bersih,
masih dibutuhkan inisiatif untuk mau mandi dan menggunakan sabun setiap
hari agar badan tetap bersih. Demikianlah iman kita yang baru kita
terima lewat sakramen Baptis, masih harus diperjuangkan dengan
menghidupinya dengan rajin membersihkan diri lewat sakramen tobat,
berlaku baik, dan memikul salib setiap hari.
Buah2 yang kita peroleh melalui sakramen Baptis adalah:
a. Kita dibebaskan dari dosa asal yang melekat dalam setiap manusia
yang lahir dari keturunan Adam, manusia pertama yang jatuh dalam dosa.
Ini seperti halnya kunci gembok yang membelenggu kaki kita. Dengan
dibaptis kita dibebaskan dari rantai belenggu dosa asal, untuk mampu
melangkah menuju keselamatan yang ditawarkan Allah.
b. Dengan
sakramen Baptis kita terlahir baru menjadi anak2 pilihan Allah Bapa,
resmi menjadi anggota tubuh Kristus, dan menjadi bait suci bagi kediaman
Roh Kudus dalam diri kita.
c. Juga melalui baptisan, kita
secara resmi dipersatukan menjadi anggota Gereja Kudus sebagai tubuhNya
yang kelihatan di dunia. Dengan demikian kita dimampukan untuk terlibat
aktif di dalam imamat Kristus. Jadi ingatlah, dengan menerima Baptisan,
setiap orang Katolik menerima rahmat rajawi Kristus sebagai imam (imamat
umum), raja(memimpin), guru(mengajar), dan nabi(mewartakan).
d. Sakramen Baptis bersifat sebagai materai dalam jiwa kita, berlaku
kekal, dan menjadi tanda rohani yang tak terhapuskan. Menjadi semacam
“karakter hidup iman” kita sebagai orang Katolik. Dan karena sifatnya
yang tak terhapuskan dan menjadi identitas rohani; maka sakramen Baptis
tidak bisa diulang, tidak bisa diterima lebih dari satu kali. Maka juga,
sekalipun orang ‘murtad’ dan meninggalkan imannya baik secara formal
maupun secara praktis, materai itu tak akanterhapuskan dalam dirinya,
hanya menjadi ‘mandul/nonaktif’. Maka hanya perlu diperbaharui jika
mereka bertobat dan kembali ke pangkuan Gereja.
e. Sakramen
Baptis juga membuat kita menjadi orang Katolik yang mempunyai hak penuh
untuk menerima sakramen2 lainnya, dan hak penuh untuk mendapatkan
pelayanan rohani baik di waktu hidupnya, maupun sesudah kematiannya
(masih terus didoakan oleh para beriman sekalipun sudah meninggal).
Jadi ingatlah, setelah anda dibaptis, manfaatkanlah hak2 penuh anda
sebagai anak2 Allah, dan hidupilah sakramen keselamatan ini agar
menghasilkan buah2 keselamatan juga bagi keluarga dan orang2 di
sekitarmu. Dan jangan lupa bahwa kita semua dipanggil untuk menjalankan
tugas2 kita sebagai imam, raja, guru, dan nabi2 cintakasih.
Salam hangat, P.Christianus Hendrik SCJ, South Dakota-USA
NB: Terimakasih untuk teman2 yang sudah menjawab pertanyaan kemarin.
Umumnya jawaban yang diberikan sudah benar. Saya bangga memiliki umat
yang semakin cerdas dan memahami kekayaan imannya..:).
Jawaban:
1. Sakramen yang pernah anda terima? Anda sendiri yang bisa menjawabnya..:)
2. Sakramen yang harusnya sesering mungkin diterima: Ekaristi &
tobat (jadi jangan hanya dua kali setahun NaPas –Natal & Paskah saja
ya….:) Bisa mati lemes imannya kalau hanya ‘berNaPas’ dua kali setahun
ha ha…
3. Sakramen yang hanya boleh diterima satu kali adalah:
Baptis, Krisma, Imamat. Sedangkan sakramen Pengurapan orang sakit dan
sakramen Perkawinan tidak termasuk yang hanya boleh diterima satu kali.
Alasannya, dalam kasus2 khusus orang masih ada kemungkinan menerima
lebih dari satu kali dengan seijin yang berwewenang.
Sampai jumpa dalam “Bertumbuh dalam Iman” topik berikutnya……
sumber dai facebook: SEPUTAR LITURGI DAN PERAYAAN EKARISTI GEREJA KATOLIK INDONESIA
»» READMORE...
- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact